4 Kesalahan Umum Pemasaran Digital yang Bisa Merugikan Bisnis Anda

Insight
4 Kesalahan Umum Pemasaran Digital yang Bisa Merugikan Bisnis Anda

Published

Tuesday, 16 July 2024

Share

Apakah situs web perusahaan Anda sudah dioptimalkan untuk gadget layar kecil seperti smartphone dan tablet? Jika belum, itu adalah kesalahan yang bisa berdampak buruk pada bisnis Anda.

Saat merancang dan menjalankan strategi pemasaran digital, Anda tentu ingin mencapai hasil maksimal untuk menjangkau target pasar Anda dan menarik mereka menjadi pelanggan. Namun, membuat kesalahan bisa melemahkan efektivitas strategi Anda dan menghasilkan hasil yang kurang optimal.

Berikut adalah beberapa kesalahan umum dalam pemasaran digital yang sering dilakukan oleh pelaku usaha mandiri (DIY), agar inisiatif pemasaran digital Anda bisa memberikan hasil yang diinginkan.

1. Mengabaikan Pengguna Ponsel

Menurut sumber yang ada, perangkat mobile seperti smartphone dan tablet menyumbang sekitar 50,48% dari total lalu lintas web, sedangkan perangkat desktop menyumbang 46,51%. Ini berarti sekitar setengah dari pengunjung situs web Anda menggunakan gadget layar kecil.

Apakah situs web Anda sudah dioptimalkan untuk pengguna mobile? Anda perlu memastikan bahwa konten di situs Anda terlihat dengan baik di layar kecil, sama seperti di layar besar. Jika tidak, pengguna mobile mungkin tidak akan mendapatkan pengalaman yang baik saat mengakses situs Anda. Jika situs web Anda terlihat berantakan atau sulit diakses di layar kecil, konsumen cenderung akan meninggalkannya. Mengoptimalkan situs web untuk pengguna mobile akan memastikan pengalaman yang nyaman bagi pengunjung.

2. Tidak Memanfaatkan Media Sosial

Sumber lain mencatat bahwa ada 4,8 miliar pengguna media sosial di seluruh dunia. Ini mencakup hampir enam dari 10 populasi global dan 92,7% dari semua pengguna internet.

Jika bisnis Anda belum memanfaatkan media sosial, Anda kehilangan peluang besar. Anda perlu menjangkau konsumen di tempat mereka sering berinteraksi, terutama jika target pasar Anda banyak menghabiskan waktu di media sosial. Anda tidak bisa hanya mengandalkan situs web untuk ditemukan oleh konsumen. Beberapa dari mereka mungkin akan menemukannya jika mereka aktif mencari layanan yang Anda tawarkan.

Namun, kenyataannya, Anda harus mencari sebagian besar konsumen Anda, menarik mereka ke situs Anda, dan memastikan bahwa penawaran Anda cukup menarik untuk membuat mereka menjadi pelanggan.

Platform media sosial menawarkan peluang untuk menemukan konsumen yang sesuai dengan target pasar Anda. Bergantung pada platformnya, Anda dapat dengan mudah menemukan konsumen berdasarkan faktor seperti jenis kelamin, usia, pekerjaan, minat khusus, dan lain-lain. Ini bisa membantu menghindari kesalahan dalam pemasaran digital dan memaksimalkan anggaran pemasaran Anda dengan menjangkau orang-orang yang sesuai dengan profil pelanggan ideal Anda.

3. Tidak Menggunakan Optimisasi Mesin Pencari (SEO)

Setelah Anda membangun situs web bisnis, menemukan penyedia hosting, dan meluncurkan situs tersebut, mudah untuk berpikir bahwa konsumen akan langsung datang ke situs Anda. Namun, itu tidak sesederhana itu. Anda perlu melakukan pemasaran digital untuk menemukan konsumen—yang tepat. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan optimisasi mesin pencari (SEO) yang bertujuan meningkatkan visibilitas situs Anda di hasil pencarian.

SEO berfokus pada peningkatan kualitas dan kuantitas lalu lintas ke situs web Anda. Ketika orang-orang mencari sesuatu di mesin pencari, mereka biasanya hanya melihat hasil pada halaman pertama. Jadi, jika URL situs Anda muncul di halaman kedua atau lebih jauh, kemungkinan orang akan menemukan situs Anda sangat kecil. Berada di halaman pertama saja tidak cukup, posisi URL Anda di hasil pencarian juga perlu tinggi untuk meningkatkan peluang menarik pengunjung ke situs web Anda.

Meskipun SEO terlihat mudah, kenyataannya melakukannya dengan baik memerlukan kerja keras. Anda harus memastikan bahwa URL situs web Anda berada di posisi atas hasil pencarian untuk meningkatkan kunjungan ke situs Anda.

4. Tidak Menyertakan Call to Action

Ketika Anda berhasil menarik konsumen, beri tahu mereka apa langkah selanjutnya. Apakah Anda ingin mereka mendaftar untuk newsletter, mencoba demo, mendapatkan ebook gratis, atau mengatur panggilan penjualan? Anda harus memberi tahu mereka langkah apa yang harus diambil selanjutnya agar mereka tahu apa yang harus dilakukan. Itulah mengapa aksi ajakan (call to action) sangat penting. Konsumen mungkin tidak akan melakukan apa pun jika Anda tidak menyertakan call to action.

Inilah empat kesalahan umum dalam pemasaran digital yang sering dilakukan oleh pelaku usaha mandiri. Anda tidak bisa mengabaikan poin-poin ini, oleh karena itu menggunakan layanan profesional bisa menjadi solusi yang tepat.

Baik Anda bekerja di kantor pusat atau dari rumah, bekerja sama dengan agen pemasaran digital adalah langkah yang bijak. Perusahaan yang tepat akan membantu Anda menghindari kesalahan pemasaran digital yang bisa melemahkan pesan Anda.

 

CTA Background

Your Path to Precise Digital Growth Starts with a Conversation

Every breakthrough begins with a diagnosis. Let's evaluate your digital presence and prescribe a high-performance strategy tailored specifically to your objectives.

Book a Consultation