Fakta Baru SEO: Google Tak Peduli Siapa yang Nulis, Asal Kontennya Bagus!

Insight
Fakta Baru SEO: Google Tak Peduli Siapa yang Nulis, Asal Kontennya Bagus!

Published

Tuesday, 8 July 2025

Share

Dalam dunia digital yang makin cepat, banyak marketer (termasuk di sektor farmasi dan healthcare) mulai bertanya: apakah konten buatan AI masih bisa bersaing di Google? Jawabannya: ya, dan bahkan dominan di hasil pencarian teratas. Tapi ada satu catatan penting: konten buatan AI murni jarang bertengger di pencarian teratas.

Seperti Apa Kata Data?

Studi terbaru dari Ahrefs yang diterbitkan pada hari Senin ini (7/7/2025), setelah menganalisis 600.000 halaman web dan 100.000 keyword, ditemukan bahwa :

  • 86,5% halaman yang muncul di puncak hasil pencarian punya sentuhan AI di dalamnya
  • Tapi hanya 4,6% yang murni ditulis oleh AI tanpa campur tangan manusia
  • Mayoritas (sekitar 82%) adalah campuran antara AI dan manusia

Korelasi antara seberapa besar kandungan AI dalam konten dengan posisi di Google? Hampir nol. Artinya, algoritma Google tidak peduli apakah konten ditulis oleh manusia atau AI

Lalu Apa Artinya Buat Marketer Healthcare?

Google lebih memprioritaskan kualitas, kejelasan, dan manfaat konten ketimbang siapa penulisnya. Ini membuka peluang besar bagi tim pemasaran di industri kesehatan dan farmasi untuk : 

  • Memanfaatkan AI dalam brainstorming, penyusunan draft awal, atau optimasi SEO
  • Tetap mengandalkan pengawasan manusia untuk memastikan konten akurat, kredibel, dan sesuai dengan regulasi kesehatan
  • Menjaga tone of voice brand, keterlibatan emosional, serta konteks lokal yang sering kali tidak bisa ditangkap oleh AI

Tapi Jangan Lupakan Ini…

Dalam dunia farmasi dan healthcare, akurat itu wajib. AI bisa bantu percepat proses, tapi sentuhan manusia tetap perlu untuk :

  • Verifikasi data medis
  • Menyesuaikan pesan dengan regulasi (BPOM, Kemenkes, dan lain-lain.)
  • Membangun kepercayaan audiens dengan narasi yang empatik dan relevan

Strategi Hybrid: Kunci Sukses SEO di Era AI

Pendekatan hybrid, yang menggabungkan kecepatan AI dan kedalaman insight manusia, bisa menjadi jalan tengah paling efektif saat ini. Kuncinya adalah :

  • Gunakan AI untuk efisiensi (misal: membuat outline, ringkasan, atau rekomendasi keyword)
  • Libatkan manusia untuk validasi konten dan menjaga integritas pesan
  • Fokus pada relevansi, kegunaan, dan orisinalitas konten untuk audiensmu

Bagi marketer di sektor farmasi dan healthcare, kabar jelas adalah angin segar. Google tidak peduli apakah konten dibuat AI atau manusia. Yang penting selama isinya bermanfaat, informatif, dan berkualitas.

Jadi, jangan takut pakai AI. Tapi jangan lepas kendali juga. Karena di dunia kesehatan, kecepatan boleh penting, tapi kepercayaan tetap nomor satu.

CTA Background

Your Path to Precise Digital Growth Starts with a Conversation

Every breakthrough begins with a diagnosis. Let's evaluate your digital presence and prescribe a high-performance strategy tailored specifically to your objectives.

Book a Consultation