Laporan Terbaru : Tingkat Engagement Instagram Meningkat, TikTok Terus Menurun

Insight
Laporan Terbaru : Tingkat Engagement Instagram Meningkat, TikTok Terus Menurun

Published

Tuesday, 5 March 2024

Share

Instagram dan TikTok selama ini menjadi platform andalan untuk menciptakan interaksi alami antara pengguna dan brand. Tapi tren engagement pada platform Meta terus meningkat, sedangkan tren pada TikTok menurun.

 

Ini terungkap dalam laporan terbaru platform customer engagement Emplifi berjudul Social Media Benchmarks yang terbit pada Kamis pekan lalu (29/2/2024). Laporan tersebut berisi analisis aktivitas organik dan berbayar di Instagram, Facebook, TikTok, dan X (sebelumnya Twitter) pada 325.000 brand global selama Q4 2023.

 

Secara singkat, Instagram masih terus mendominasi TikTok dalam hal penayangan video organik. Dan kecenderungan ini sendiri sebenarnya sudah berlangsung sejak awal tahun 2022.

 

Reel dan carousel merupakan format platform dengan kinerja terbaik untuk konten organik di Instagram, dengan mencapai rata-rata 65 engagement per postingan. Peningkatan aktivitas menggunakan media sosial selama masa libur Natal berkontribusi pada peningkatan engagement organik di Instagram hingga 9% dibandingkan kuartal sebelumnya.

 

 

Meskipun Instagram dan Facebook mencapai tingkat engagement tertinggi untuk konten organik dalam dua tahun terakhir, level engagement organik TikTok terus menurun. Emplifi menyebut terjadi penurunan hingga 39% pada Q4 2023 dibandingkan dengan Q1 2022.

 

Meskipun tingkat engagement TikTok masih tinggi jika dibandingkan dengan Facebook dan X, tapi tingkat interaksi postingan per 1.000 tayangan telah mengalami penurunan sebesar 26% sejak awal tahun 2022. Menariknya, laporan tersebut menunjukkan bahwa video berdurasi panjang dan sedang lebih unggul dalam hal interaksi organik dibandingkan video pendek, baik untuk Instagram maupun TikTok.

 

Facebook Live juga memberikan hasil yang mengesankan bagi brand dengan menghasilkan level engagement 300% lebih tinggi ketimbang reel atau carousel Facebook. Brand yang memposting video organik di Instagram mengalami rata-rata interaksi dan tingkat jangkauan yang lebih tinggi dibandingkan dengan postingan yang berfokus pada foto saja.

 

 

Dalam ranah iklan berbayar, Instagram dan Facebook mencatatkan rekor belanja iklan selama kuartal terakhir tahun 2023. Secara khusus, cost per click (CPC) dan cost per thousand (CPM) di X terus menurun antara tahun 2022 dan 2023, dengan penurunan CPC mencapai 22% pada pertengahan tahun dan pada Q4 tahun 2023, harganya kurang dari setengah harga pada Q2 tahun 2022. CPC dan CPM untuk Facebook sendiri tetap stabil sepanjang periode tersebut.

 

Analisis rasio click-through rate (CTR) menunjukkan bahwa Facebook memiliki CTR tertinggi, diikuti oleh X dan Instagram. Meski iklan feed utama Instagram memiliki CPC tertinggi, tetapi juga mencatat peningkatan CTR yang signifikan.

 

Pada Q4 tahun 2023, iklan di feed utama Instagram mengalami peningkatan CTR sebesar 24% dibandingkan kuartal sebelumnya, sementara iklan di fitur Stories mengalami peningkatan sebesar 22%.

 

Ohad Hecht, CEO Emplifi, menyatakan bahwa marketer dan pengiklan media sosial saat ini menghadapi momen yang menarik. Beragam alat untuk membuat konten sosial telah meningkatkan aksesibilitas bagi merek yang beragam, dan biaya untuk menghasilkan postingan berperforma tinggi menjadi lebih terjangkau.

 

"Hal terbesar yang dapat diambil dari laporan kami adalah bahwa marketer di media sosial harus fleksibel dan mengambil pendekatan yang tangkas terhadap strategi media sosial mereka, baik untuk kampanye organik maupun berbayar," ujar Hecht seperti dilansir oleh dari laman PerformanceMarketingWorld.com.

 

"Saluran media sosial, dan keterlibatan pengguna di masing-masing saluran, terus berkembang. Strategi media sosial Anda harus berkembang seiring dengan platform dan pilihan konten Anda selaras dengan format konten yang paling banyak memenangkan engagement. Ini adalah jalan cepat menuju kesuksesan pemasaran media sosial," sambungnya.

CTA Background

Your Path to Precise Digital Growth Starts with a Conversation

Every breakthrough begins with a diagnosis. Let's evaluate your digital presence and prescribe a high-performance strategy tailored specifically to your objectives.

Book a Consultation