Larangan TikTok di AS: Apa Dampaknya ke Industri Kesehatan dan Farmasi?

Insight
Larangan TikTok di AS: Apa Dampaknya ke Industri Kesehatan dan Farmasi?

Published

Monday, 20 January 2025

Share

Pemerintah Amerika Serikat berencana memblokir platform berbagi video populer pada Minggu 19 Januari. Sejumlah pengguna bahkan mengabarkan sudah tidak bisa mengakses akunnya. Tapi, presiden terpilih Donald Trump dalam sebuah pernyataan terbaru mengaku akan membatalkan rencana pemblokiran.

Namun, rencana penutupan akses ke TikTok diperkirakan akan berdampak luas pada pembuat konten, brand, dan pemasar di berbagai industri. Salah satu yang dipastikan terdampak adalah sektor kesehatan dan farmasi Amerika Serikat. Lantas, sejauh mana larangan TikTok ini akan berdampak? Berikut ulasannya seperti disadur dari eMarketer.

1. Pembuat Konten dan Influencer

Healthcare professionals telah memanfaatkan TikTok sebagai sarana kreatif untuk melawan misinformasi kesehatan, menunjukkan sisi humanis dari pekerjaan mereka, dan mempromosikan layanan kesehatan kepada pasien. Beberapa di antaranya berhasil mengumpulkan banyak pengikut dan menghasilkan pendapatan sampingan dari konten mereka.

Menurut situs RegisteredNursing.org pada tahun 2023, dokter, perawat, dan dokter gigi termasuk profesi paling populer di TikTok. Sedangkan video dengan tagar #Doctor telah ditonton dengan total 61,5 miliar kali, menempati posisi teratas.

Jika TikTok dilarang, para influencer kemungkinan akan beralih ke platform lain seperti Instagram Reels dan YouTube Shorts. Instagram memiliki pedoman konten berbayar yang lebih longgar dibandingkan TikTok, terutama untuk topik seperti obat penurun berat badan dan kesehatan mental. Hal ini bisa memudahkan transisi bagi beberapa influencer di bidang ini.

2. Merek dan Marketer

Sebagian besar merek farmasi besar tidak aktif beriklan di TikTok secara konvensional. Tapi, banyak perusahaan kesehatan dan produsen obat yang bekerja sama dengan influencer TikTok untuk memengaruhi keputusan konsumen. Seperti membeli produk kesehatan, menjadwalkan janji medis, atau berkonsultasi dengan dokter tentang obat tertentu.

Larangan TikTok akan mendorong merek dan pemasar untuk mengikuti influencer ke platform sosial lain. Tapi, platform seperti X (sebelumnya Twitter) dan Meta (pemilik Instagram dan Facebook) mungkin kurang menarik bagi pengiklan di sektor ini.

X dinilai negatif oleh merek dan influencer kesehatan dan farmasi, terutama setelah insiden 2022 di mana akun palsu mengumumkan bahwa insulin Eli Lilly gratis. Hal itu membuat banyak pengiklan farmasi meninggalkan platform tersebut atau mengurangi aktivitas mereka. Sementara itu, Meta sedang memberlakukan pembatasan baru terkait cara pengiklan kesehatan menargetkan pengguna di platformnya.

3. Konsumen

Banyak konsumen (terutama generasi muda yang menyukai TikTok) menggunakan platform ini sebagai sumber utama informasi kesehatan. Bahkan, banyak yang lebih memilih TikTok daripada mesin pencari atau dokter mereka.

Menurut survei Zing Coach pada 2024, didapatkan beberapa fakta menarik bahwa :

  • 56% Gen Z mengaku mencari saran kesehatan dan kebugaran di TikTok.
  • Sekitar sepertiga responden menyatakan bahwa TikTok adalah sumber utama mereka untuk nasihat kesehatan, baik online maupun offline.
  • 40% orang dewasa Gen Z lebih memilih TikTok daripada berkonsultasi dengan profesional medis karena tidak perlu mengeluarkan biaya. Alasan ini menjadi jawaban paling populer saat mereka ditanya mengapa suka mencari informasi kesehatan di TikTok.

Larangan TikTok akan mengurangi akses konsumen ke informasi kesehatan, baik yang bermanfaat maupun yang tidak. Tidak semua informasi medis di TikTok berguna. Misalnya, tips kesehatan seperti menutup mulut dengan plester untuk tidur lebih nyenyak atau menggunakan minyak jarak untuk perawatan mata mungkin tidak akan lagi viral.

Keijakan larangan TikTok di AS bukan hanya sekadar perubahan platform media sosial, tapi juga berpotensi juga mengubah cara industri kesehatan dan farmasi berinteraksi dengan audiens mereka. Bagi pembuat konten, merek, dan konsumen, ini akan menjadi tantangan sekaligus peluang baru.

CTA Background

Your Path to Precise Digital Growth Starts with a Conversation

Every breakthrough begins with a diagnosis. Let's evaluate your digital presence and prescribe a high-performance strategy tailored specifically to your objectives.

Book a Consultation