Mengulik Apa Saja Potensi Dampak Konflik Iran-Israel terhadap Industri Farmasi Global
Published
Monday, 23 June 2025
Share
Konflik bersenjata antara Iran dan Israel yang dimulai pada 13 Juni 2025 telah memicu kekhawatiran global, termasuk di sektor farmasi. Israel meluncurkan serangan mendadak ke fasilitas militer dan nuklir Iran, yang kemudian dibalas Iran dengan peluncuran misil ke sejumlah kota dan fasilitas militer di Israel.
Konflik ini bukan sekadar bagian dari ketegangan jangka panjang akibat program pengayaan nuklir Iran. Ini juga merupakan eskalasi dari konflik regional yang melibatkan kekuatan besar seperti Amerika Serikat dan kelompok bersenjata sekutu Iran seperti Houthi di Yaman.
Serangan dan balasan yang terjadi telah menyebabkan kematian ratusan warga sipil, kehancuran fasilitas nuklir dan militer, serta terganggunya infrastruktur publik di kedua negara. Di tengah kekhawatiran dunia atas ancaman konflik yang lebih luas, industri farmasi global mulai merasakan imbasnya.
Berikut ini kami menyusun lima dampak utama terhadap industri farmasi, seperti diolah dari PharmaSource, ICIS.com dan Pharmaceutical Technology :
1. Gangguan Rantai Pasokan dan Logistik
Konflik antara kedua negara mengganggu jalur pengiriman penting seperti Selat Hormuz dan Laut Merah. Iran bahkan mengancam menutup Selat Hormuz, jalur sempit yang dilalui sekitar 20% perdagangan minyak global.
Penutupan ini akan berdampak langsung pada distribusi bahan baku farmasi, meningkatkan waktu tempuh hingga 10-14 hari jika rute dialihkan melalui Afrika. Selain itu, premi asuransi pelayaran meningkat drastis, membuat biaya logistik melonjak.
2. Kenaikan Biaya Energi dan Produksi
Harga minyak diperkirakan melonjak ke USD100-150 per barel jika Selat Hormuz ditutup. Hal ini menyebabkan :
- Kenaikan biaya listrik dan HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning). Sistem HVAC di industri farmasi bukan hanya soal kenyamanan suhu, tapi sangat krusial untuk menjaga kualitas dan keamanan produk di pabrik.
- Biaya bahan bakar transportasi meningkat
- Kenaikan harga bahan baku berbasis petrokimia (misalnya solvent dan resin).
- Efek domino ini akan memengaruhi harga obat di pasar global.
3. Disrupsi Bahan Baku Aktif Farmasi di Pasar Global
India, sebagai penyedia sekitar 40% obat generik dunia, sangat tergantung pada minyak yang dikirim via Selat Hormuz. Jika rantai pasokan terganggu, produsen bahan baku aktif farmasi di India bisa mengalami kesulitan operasional dan lonjakan harga. Hal ini dapat memperlambat produksi dan meningkatkan harga bahan aktif secara global.
4. Dampak pada Produksi Domestik dan Regional Iran
Iran memiliki 347 perusahaan farmasi lokal dan memproduksi 99% obat dalam negeri. Namun, mereka tetap bergantung pada bahan baku dari India, Cina, dan Eropa. Gangguan di Selat Hormuz juga akan memengaruhi pasokan bahan mentah dan biaya energi domestik, sehingga berdampak pada ekspor farmasi Iran ke 40 negara tujuan.
5. Ketidakpastian Geopolitik dan Risiko Investasi
Konflik ini membuat kondisi pasar makin rentan dan risiko hukum internasional semakin tinggi. Investor jelas akan menahan ekspansi di kawasan konflik. Perusahaan-perusahaan global mulai mengaktifkan rencana darurat, termasuk memindahkan produksi dan mencari jalur distribusi alternatif. Hal ini juga mendorong pergeseran strategi rantai pasok untuk menghindari ketergantungan pada titik-titik rawan.
Mengapa Hal Ini Penting untuk Marketer Farmasi di Indonesia?
Pemahaman terhadap isu geopolitik seperti ini sangat penting. Bukan hanya sebagai konteks global, tetapi juga untuk membantu marketer farmasi menyiapkan strategi adaptif :
- Memilih waktu kampanye produk dengan mempertimbangkan kondisi pasar global.
- Menyesuaikan segmentasi dan komunikasi pasar terhadap dinamika harga.
- Membuat perencanaan kontingensi distribusi apabila ada disrupsi logistik.
Dengan pemahaman strategis terhadap dampak konflik global, profesional pemasaran farmasi bisa merancang apa saja taktik mereka di tengah disrupsi.

Your Path to Precise Digital Growth
Starts with a Conversation
Every breakthrough begins with a diagnosis. Let's evaluate your digital presence and prescribe a high-performance strategy tailored specifically to your objectives.
Book a Consultation