Belanja Offline: Strategi Efektif Marketing Farmasi di Era Serba Olshop
Published
Friday, 23 May 2025
Share
Siapa bilang belanja online (e-commerce) akan mengganti belanja ke toko fisik sepenuhnya? Data terbaru dari Criteo, perusahaan teknologi global yang fokus pada periklanan digital, yang dirilis pada April 2025 menunjukkan bahwa 51% konsumen di seluruh dunia tetap memilih berbelanja langsung di toko. Alasannya, karena ingin merasakan produk secara langsung sebelum membeli.
Temuan tersebut membuka peluang besar, khususnya di industri farmasi dan layanan kesehatan. Apalagi selama ini memang ada kekhawatiran bahwa penggunaan aplikasi e-commerce, dengan segala promo diskonnya, akan mengubah kebiasaan belanja orang-orang. Yuk simak!
Sentuhan Langsung Memberikan Rasa Aman
Dalam konteks farmasi, kepercayaan pasien terhadap produk sangat dipengaruhi oleh kemampuan untuk melihat, memegang, bahkan mencoba produk secara langsung. Misalnya :
- Konsumen ingin melihat ukuran kemasan suplemen atau obat OTC.
- Pasien ingin mencoba tekstur krim atau lotion sebelum membeli.
- Orang tua ingin memeriksa keamanan kemasan produk bayi atau vitamin anak.
Pengalaman fisik seperti ini membantu mengurangi keraguan sebelum membeli, terutama untuk produk-produk kesehatan yang berkaitan langsung dengan keselamatan dan kenyamanan diri.
Kombinasi Omnichannel: Toko Fisik dan Digital
Meskipun 48% konsumen memilih online karena alasan efisiensi waktu dan 45% karena kemudahan membandingkan harga, toko fisik tetap memegang porsi dominan, diprediksi mencapai 83,1% dari total penjualan ritel AS pada 2025 (Criteo, 2025).
Bagi brand farmasi dan healthcare, artinya bukan memilih antara online atau offline, tetapi mengintegrasikan keduanya :
- Online untuk edukasi awal, review produk, dan kemudahan pembelian.
- Offline untuk pengalaman produk langsung, konsultasi, dan edukasi tambahan di tempat.
Memaksimalkan Toko Fisik untuk Healthcare Experience
Beberapa pendekatan yang dapat dioptimalkan oleh brand farmasi dan layanan kesehatan adalah :
- Demo produk kesehatan: Misalnya, alat ukur tekanan darah, alat cek gula darah, atau alat terapi.
- Pemberian edukasi interaktif: Memberikan informasi langsung seputar penggunaan obat atau suplemen.
- Try-before-you-buy : Untuk skincare medis, alat bantu tidur, atau alat terapi fisik ringan.
- Konsultasi dengan apoteker langsung : Memberikan rasa aman dan personalisasi bagi konsumen.
Membangun Kepercayaan Pasien di Era Hybrid
Dalam industri kesehatan, kepercayaan adalah mata uang utama. Memberikan pengalaman fisik memungkinkan pasien merasa lebih yakin terhadap produk atau layanan yang mereka pilih. Ditambah dengan dukungan platform digital, brand dapat menciptakan ekosistem pemasaran yang lebih human-centered dan patient-focused.
Meski digital channel terus tumbuh, pengalaman langsung tetap menjadi pilar penting dalam pemasaran farmasi dan layanan kesehatan. Brand yang mampu menggabungkan kekuatan offline dan online secara cerdas akan lebih unggul dalam membangun loyalitas konsumen di era hybrid healthcare.
Brand farmasi atau healthcare Anda butuh bantuan untuk menyusun strategi omnichannel marketing? SIPS Digital Creative siap membantu Anda. Hubungi kami untuk sesi konsultasi!

Siap untuk pemasaran presisi yang mengubah hasil Anda?
Hubungi kami hari ini, dan mari mulai mencapai tujuan pemasaran farmasi Anda bersama-sama.
Mulai Perjalanan Anda Sekarang