Membangun Koneksi dengan Gen Z : Panduan untuk Pharma Marketer

Insight
Membangun Koneksi dengan Gen Z : Panduan untuk Pharma Marketer

Published

Wednesday, 16 October 2024

Share

Generasi Z (Gen Z) dikenal memiliki preferensi unik dalam berinteraksi dengan merek. Mereka menghargai keaslian, menghindari konten yang terlalu diatur, dan lebih mempercayai konten mentah yang jujur dari kreator favorit mereka.

Namun, mengapa banyak merek, termasuk di industri farmasi, masih kesulitan menjangkau Gen Z? Berikut adalah strategi yang dapat diterapkan oleh pemasar farmasi untuk lebih efektif berkomunikasi dengan audiens ini, seperti dihimpun dari eMarketer.

1. Rekrut Gen Z dalam Tim Pemasaran Anda

Kenapa Ini Penting?

Menurut Shaina Zafar, eksekutif di UTA Marketing’s Next Gen Practice, merek yang tidak memiliki Gen Z dalam tim pemasaran, khususnya di media sosial, akan kesulitan terhubung dengan generasi ini. Gen Z lebih memahami dinamika media sosial dan tren digital yang terus berkembang.

Tips Praktis :

  • Libatkan karyawan Gen Z sebagai kreator konten internal.
  • Manfaatkan wawasan mereka untuk menghadirkan kampanye yang relevan dan menarik.

Penerapan di Farmasi :

Gunakan perspektif Gen Z untuk membuat konten edukasi kesehatan yang kreatif, seperti video singkat tentang penggunaan obat atau tips menjaga kesehatan dengan cara yang menarik.

2. Berani Ambil Risiko dengan Konten Media Sosial

Tantangan :

Tren di media sosial bergerak dengan sangat cepat. Banyak merek yang lambat merespons tren, sehingga kehilangan relevansi. Merek yang sukses seperti Duolingo dan Nutter Butter berani mengambil risiko dengan konten humoris dan out-of-the-box, meskipun tidak semua kontennya menjadi viral.

Mengapa Relevan?

Gen Z lebih menghargai merek yang berani mencoba hal baru, bahkan jika hasilnya tidak selalu sempurna. Di dunia farmasi, ini bisa berarti mencoba pendekatan konten yang lebih santai dan relatable.

Contoh Praktis : 

Buat kampanye yang mengikuti tren TikTok terbaru, seperti video singkat edukatif dengan elemen humor atau tantangan kreatif yang melibatkan audiens.

3. Bangun Koneksi melalui Nilai yang "Lebih Relate"

Kebutuhan Gen Z :

Gen Z sering merasa kesepian dan kewalahan dengan dunia digital. Mereka mencari merek yang tidak hanya menjual produk, tetapi juga menawarkan nilai dan pengalaman yang bermakna.

Contoh Inspirasi : 

Amtrak memanfaatkan tren TikTok dengan menunjukkan kehidupan di balik layar, seperti room tour dan menampilkan karyawan mereka dalam konten yang relevan. Ini membantu mereka terhubung dengan Gen Z sebagai merek yang ramah lingkungan dan terjangkau.

Strategi di Farmasi : 

Pemasar farmasi dapat menampilkan perjalanan pasien atau cerita dari staf medis dalam konteks yang manusiawi. Konten yang menunjukkan empati dan nilai-nilai kesehatan akan lebih mudah diterima.

4. Ciptakan Komunitas Eksklusif

Kenapa Ini Penting?

Gen Z menghargai komunitas kecil di mana mereka bisa merasa terhubung secara langsung dengan merek dan sesama pengguna. Saie Beauty, misalnya, membangun komunitas eksklusif bernama Club Rose Glow di Instagram untuk peluncuran produk baru. Meskipun akun utamanya memiliki lebih dari 400.000 pengikut, komunitas privat ini hanya terdiri dari 2.500 anggota, menciptakan hubungan yang lebih intim.

Strategi di Farmasi :

Buat grup diskusi eksklusif atau platform online untuk pasien tertentu, seperti komunitas penderita penyakit kronis yang menggunakan produk Anda. Grup ini bisa menjadi tempat berbagi pengalaman dan edukasi.

5. Masuk ke "Group Chat" Konsumen Anda

Apa Artinya?

Zafar menekankan pentingnya word-of-mouth di kalangan Gen Z, baik melalui grup obrolan teman maupun fitur seperti Instagram Close Friends Stories. Merek yang dapat masuk ke percakapan sehari-hari mereka memiliki peluang besar untuk membangun hubungan lebih dalam.

Strategi :

  • Dorong audiens untuk berbagi pengalaman mereka dengan produk farmasi Anda di grup obrolan mereka.
  • Gunakan fitur Close Friends di Instagram untuk membagikan konten eksklusif dan menarik.

Penerapan di Farmasi :

Buat kampanye yang mengajak pasien berbagi pengalaman mereka menggunakan produk atau layanan Anda. Misalnya, tantangan untuk berbagi hasil kesehatan mereka dengan teman-teman, tentunya dengan menjaga privasi.

6. Jadikan Gen Z sebagai Mitra, Bukan Hanya Target

Pola Pikir Baru :

Untuk berhasil menjangkau Gen Z, merek perlu memperlakukan mereka sebagai mitra. Ini berarti melibatkan mereka dalam proses pengambilan keputusan pemasaran, meminta umpan balik, dan menciptakan kampanye bersama.

Bagaimana Caranya?

  • Libatkan Gen Z dalam pengujian kampanye pemasaran baru.
  • Minta mereka memberikan masukan tentang cara penyampaian pesan yang lebih efektif dan menarik.

Kesimpulan

Gen Z adalah generasi yang menuntut keaslian, koneksi emosional, dan pengalaman yang bermakna dalam setiap interaksi di media sosial. Pemasar farmasi yang ingin menjangkau audiens ini harus beradaptasi dengan strategi yang lebih inovatif dan personal.

Dengan melibatkan Gen Z dalam tim pemasaran, berani mengambil risiko, dan membangun komunitas yang kuat, merek farmasi dapat menciptakan hubungan yang lebih erat dengan generasi ini, meningkatkan kepercayaan, dan mendorong pertumbuhan bisnis di era digital.

CTA Background

Siap untuk pemasaran presisi yang mengubah hasil Anda?

Hubungi kami hari ini, dan mari mulai mencapai tujuan pemasaran farmasi Anda bersama-sama.

Mulai Perjalanan Anda Sekarang