Meta Batasi Penggunaan Data User untuk Iklan Kesehatan: Apa Saja Tantangannya?

Insight
Meta Batasi Penggunaan Data User untuk Iklan Kesehatan: Apa Saja Tantangannya?

Published

Friday, 10 January 2025

Share

Mulai Januari 2025, Meta selaku perusahaan induk Facebook dan Instagram memberlakukan pembatasan baru pada penggunaan data pengguna media sosial untuk bidang kesehatan, finansial, dan afiliasi politik untuk keperluan iklan. Langkah ini akan berdampak besar pada pengiklan di platform mereka, termasuk rencana peluncuran iklan di Threads pada tahun ini.

Dilansir oleh eMarketer pada Kamis (9/1/2025), Meta biasanya mengandalkan tracking pixel untuk membantu pengiklan melacak aktivitas pengguna, seperti produk yang dilihat atau pembelian yang dilakukan di situs web brand. Data tersebut digunakan Meta untuk menyempurnakan algoritma dan menampilkan iklan yang relevan kepada pengguna.

Namun, kini Meta membatasi akses pengiklan terhadap data yang dikumpulkan melalui tracking pixel. Perubahan ini akan mengurangi kemampuan pengiklan untuk menargetkan pengguna berdasarkan informasi sensitif terkait kesehatan. Langkah ini diambil menyusul peningkatan pengawasan regulasi terhadap praktik Meta dalam berbagi data kesehatan pengguna untuk tujuan iklan.

Tahun lalu, FTC (Federal Trade Commission) menindak platform pengobatan alkohol online, Monument, karena membagikan data kesehatan sensitif pengguna tanpa persetujuan mereka, termasuk data pemulihan kecanduan alkohol.

Kasus lain melibatkan BetterHelp (platform milik Teladoc) dan GoodRx. Kedua perusahaan tersebut masing-masing didenda US$7,8 juta dan US$1,5 juta karena mengungkapkan data kesehatan pengguna kepada pihak ketiga, termasuk Meta.

Pengiklan di sektor kesehatan tidak lagi bisa menggunakan data seperti riwayat pembelian produk obat-obatan untuk menargetkan iklan secara efektif. Akibatnya, kampanye iklan di platform Meta mungkin menjadi kurang efektif dan kurang tepat sasaran.

Untuk menyiasati ini, pengiklan harus mencoba pendekatan baru, seperti menyebarkan anggaran iklan ke berbagai platform atau saluran digital lain guna mencapai audiens yang diinginkan.

Tantangan Lebih Besar: Moderasi Konten

Selain pembatasan data, Meta baru-baru ini menghentikan program fact-checking dan menggantinya dengan model moderasi berbasis komunitas. Kebijakan ini dapat meningkatkan risiko merek (brand safety), mengingat konten yang kurang diawasi bisa mempercepat penyebaran misinformasi di seluruh platform milik Meta.

Perubahan ini memaksa pengiklan, terutama di sektor kesehatan, untuk beradaptasi dan lebih berhati-hati dalam menyusun strategi kampanye. Di satu sisi, mereka harus melindungi reputasi merek dengan memastikan keamanan iklan mereka. Di sisi lain, mereka harus menemukan cara baru untuk menjangkau audiens dengan pendekatan yang kreatif dan efisien.

Dengan lanskap periklanan yang terus berubah, Sejawat Marketer harus gesit dan inovatif agar tetap relevan dalam dunia digital yang penuh tantangan ini.

CTA Background

Siap untuk pemasaran presisi yang mengubah hasil Anda?

Hubungi kami hari ini, dan mari mulai mencapai tujuan pemasaran farmasi Anda bersama-sama.

Mulai Perjalanan Anda Sekarang