Tantangan-Prospek Industri Healthcare dan Farmasi di Tahun 2024
Published
Friday, 12 January 2024
Share
Sektor pelayanan kesehatan telah mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun banyak pelaku usahanya akan menghadapi banyak tantangan sepanjang tahun 2024, peluang masih tersedia untuk sektor ini.
Layanan kesehatan mencakup berbagai hal, mulai dari perusahaan teknologi dan mitra keuangan hingga apotek, yang berfokus pada pasien/pengguna dan sistem kesehatan. Selama dekade terakhir, setiap segmen ini telah berkembang pesat dalam jumlah yang pesat. Berikut ini prakiraan tentang apa yang akan terjadi pada tahun 2024 pada sektor pelayanan kesehatan.
Teknologi dan Pelayanan di Industi Kesehatan Secara Umum
Layanan dan teknologi kesehatan memiliki tiga peluang dan tantangan yang menonjol, meski tanda-tandanya sudah terlihat pada tahun 2023 lalu :
1. Analisis Data dan Artificial Intelligence (AI)
Pengembangan AI Generatif telah menjadi perhatian tersendiri dalam layanan dan teknologi kesehatan, meskipun penerapannya masih dalam tahap awal. Sistem pembayaran dan kesehatan yang mulai berinvestasi dalam analisis data menjadi pembeda dengan para pesaing.
Fokus ke depannya sendiri diperkirakan akan lebih besar pada kasus penggunaan yang memberikan keuntungan jangka pendek di sisi operasional, seperti AI yang mendukung hasil citraan medis dengan lebih cepat. Pemecahan masalah riwayat kesehatan, terutama di sistem kesehatan dengan investasi teknologi yang selama ini masih minim, akan menjadi kunci strategis pemanfaatan potensi AI di masa mendatang.
2. Pengalihan Tugas (Outsourcing)
Pelaku bisnis, terutama lembaga kesehatan nirlaba dan atau berorientasi profit, sedang menghadapi tantangan finansial. Meskipun beberapa enggan melakukan outsourcing karena dampaknya terhadap pekerja lokal, ada beberapa hal yang membuat kebijakan ini mau tak mau harus dilakukan. Mulai dari dari sisi finansial, isu kesenjangan kemampuan, dan ketidakmampuan mendapatkan talent yang diperlukan.
Outsourcing seringkali melibatkan proses yang dapat diotomatisasi dan mendapatkan manfaat yang bisa diukur, seperti fungsi transaksional di bidang sumber daya manusia dan keuangan. Meski begitu, diperkirakan akan lebih banyak outsourcing yang ditargetkan dan diterapkan secara khusus dalam fungsi bisnis layanan kesehatan. Salah satunya yakni manajemen siklus pendapatan.
3. Merger dan Akuisisi Terprogram (M&A)
Banyak perusahaan di sektor pelayanan kesehatan dan teknologi mengalami penurunan pendapatan. Beberapa bahkan harus menutup operasional atau mencari alternatif lain karena pemotongan anggaran penelitian dan pengembangan, ditambah hasil dari program akuisisi pelanggan yang ternyata merugikan.
Investasi Alternatif Bernama Ekuitas Swasta (Private Equity)
Investor strategis dan private equity (PE) kini memiliki peluang untuk memperoleh talent dan pekerja kompeten dengan mengakuisisi entitas perusahaan dengan persyaratan yang menguntungkan. Pembiayaan kembali yang menguntungkan bagi sistem kesehatan nirlaba dapat membuka peluang diversifikasi bisnis. Sehingga strategi M&A ini akan terus dilakukan pada tahun 2024.
Berdasarkan data McKinsey Global Private Market Review pada Maret 2023, volume kesepakatan ekuitas swasta global di sektor pelayanan kesehatan mengalami peningkatan sekitar 8 persen per tahun dari 2017 hingga 2022. Meskipun terjadi penurunan yang signifikan sebesar 37 persen pada tahun 2022, fundraising yang fokus pada pelayanan kesehatan tetap kuat dengan rekor terjadi pada kuartal pertama tahun 2023.
Tren yang diperkirakan akan terlihat sepanjang tahun 2024 mencakup :
1. Divestasi Unit Bisnis
Organisasi pelayanan kesehatan, setelah mengurangi pengeluaran penelitian dan pengembangan serta mengevaluasi portofolio pada tahun 2023, menunjukkan minat yang meningkat untuk melakukan divestasi unit bisnis yang tidak terkait dengan bisnis inti mereka. Sementara itu, perusahaan ekuitas swasta (PE) dan aset yang didukung oleh PE menunjukkan minat pada segmen dengan potensi keuntungan yang dinilai lebih menarik.
2. Kesepakatan Publik-ke-Swasta (Public-to-Private Deal)
Penurunan valuasi meningkatkan peluang pembelian oportunistik atau dianggap lebih menguntungkan, terutama pada aset milik publik di mana PE memiliki potensi munculnya nilai pemasukan yang kuat. Para marketer harus mewaspadai adanya peningkatan proposal yang melibatkan kemitraan antara PE dan investor strategis sepanjang tahun 2024.
Tantangan yang Menunggu di Industri Farmasi
Industri farmasi mengalami perubahan besar-baru ini, termasuk sebagai dampak pandemi COVID-19. Hal tersebut memicu pembentukan kemitraan di seluruh value chain, dan munculnya model farmasi baru. Pendapatan apotek di seluruh dunia meningkat 9 persen pada tahun 2022, atau mencapai $550 miliar, dan diperkirakan akan terus tumbuh dengan estimasi 5 persen, hingga mencapai angka $700 miliar pada tahun 2027.
1. Apotek Ritel Masih Menghadapi Tantangan
Apotek ritel dihadapkan pada tantangan biaya yang terus meningkat, kekurangan tenaga kerja, tekanan inflasi, dan harga obat generik yang stabil. Untuk mengatasi hal ini, diharapkan apotek akan:
- Terus mengoptimalkan operasi inti sembari melakukan perampingan.
- Berinvestasi dalam teknologi, seperti dalam bidang mikro robotika, untuk meningkatkan kapasitas tenaga kerja dan mengurangi biaya pemberian obat.
- Diversifikasi bisnis dengan menyediakan layanan kesehatan dan mengintegrasikan aset yang baru diakuisisi ke dalam ekosistem pengiriman.
2. Pertumbuhan Industri Specialty Pharmacy
Specialty pharmacy memang masih asing di Indonesia, tapi tidak di Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa. Specialty pharmacy merujuk pada saluran distribusi obat khusus seperti terapi berbiaya sangat mahal, kompleksitas tinggi, dan/atau tak bisa diberikan secara sembarangan. Ini merupakan sub-segmen pertumbuhan tertinggi di industri farmasi, dengan pendapatan meningkat lebih dari 9 persen setiap tahunnya.
Pertumbuhan ini didorong oleh penggunaan yang terus meningkat, harga obat yang tinggi, dan pemberian pengobatan yang semakin banyak seperti terapi sel dan gen, onkologi, dan terapi penyakit langka. Tapi isu-isu seperti penggantian biaya yang dikeluarkan untuk riset, obat generik khusus, dan penggunaan biosimilar diharapkan seimbang dengan pertumbuhan ini.
3. Perkembangan Regulasi di Indonesia
Di Indonesia, pengesahan UU Kesehatan akan memiliki dampak yang signifikan pada industri farmasi. Peraturan baru ini mendorong perusahaan farmasi yang menghasilkan 90% obat untuk kebutuhan nasional untuk berkolaborasi dan menyumbangkan kontribusi positif bagi sektor kesehatan dan farmasi di Indonesia. Di samping itu, UU Farmasi juga mengatur bahwa produk yang beredar harus memenuhi standar untuk menjamin keamanan, khasiat, dan mutu. Pemerintah dan pelaku usaha perlu memastikan mutu produk dengan melakukan pengawasan komprehensif dari produksi hingga distribusi, termasuk pengambilan sampel dan pengujian secara teratur.
Namun, masih ada beberapa isu yang perlu mendapat perhatian khusus. Salah satunya adalah keterbatasan ketersediaan produk farmasi, terutama obat dan vaksin inovatif, di Indonesia. Hal ini mengakibatkan keterbatasan akses masyarakat terhadap obat yang berkualitas dan efektif untuk pengobatan. Industri farmasi di Indonesia masih berupaya untuk mengatasi hambatan ini dan memastikan ketersediaan produk farmasi yang memadai.
Tahun 2024 akan Penuh Tantangan untuk Industri Farmasi dan Layanan Kesehatan
Sektor pelayanan kesehatan mengalami pertumbuhan pesat, meski menghadapi tantangan pada tahun 2024, dengan peluang yang tetap terbuka. Tren pada tahun 2024 melibatkan pengembangan AI, pengalihan tugas melalui outsourcing, dan tren M&A serta ekuitas swasta. Volume kesepakatan ekuitas swasta global di sektor pelayanan kesehatan menunjukkan peningkatan, walaupun terjadi penurunan pada tahun 2022.
Divestasi unit bisnis, kesepakatan publik-ke-swasta, dan perubahan dalam industri farmasi juga menjadi sorotan, dengan peningkatan dalam regulasi sebagai respons terhadap perubahan besar. Meskipun demikian, isu ketersediaan produk farmasi, terutama obat dan vaksin inovatif, tetap menjadi fokus perhatian di Indonesia. Ini memerlukan langkah-langkah lebih lanjut untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pengobatan yang berkualitas.

Siap untuk pemasaran presisi yang mengubah hasil Anda?
Hubungi kami hari ini, dan mari mulai mencapai tujuan pemasaran farmasi Anda bersama-sama.
Mulai Perjalanan Anda Sekarang